kalau saja yang membaca blog ini pernah mengenalku dalam sosok nyata, maka pasti tahu betapa ceroboh dan pelupanya aku.
Pelupa sekali. Tapi rasanya belum pernah aku sekhawatir hari ini mengenai kebiasaan lupaku.
Hari ini, bersama teman2 dari surabaya, sehabis regio meeting, kami pindah hotel ke daerah sekitar sarinah (dimana lagi siyyy??pastinya lah).
Aku memutuskan utk memakai ransel.Berat siyyy, karena ada laptop dan charger. tapi daripada resiko ditinggal di hotel??bawa aja dahhh.
Sampai di restoran, suasana cukup padat dipenuhi ruangan asap meski ber-ac(kelakuan kampung penduduk ibukota). Karena padat, tuh ransel segede gaban langsung ditaruhh dibawah.
dan..abis makan, kenyang, pulang.
Nyampe kamar, pengen leyeh2, kepikiran online, trusss ow ow ow!!
tasnya ga ono!!
langsung yusss...kabur buru2 ke tempat makan.ibukota gitu lohhh,,,kapan ramah.barang dijaga aja diincer,apalagi ketinggalan.blass, deg2an.
haihhh, ketemu!! ga kebayang kalo sampe hilang. ga muna, meski dah 3 tahun tetap aja gw masih sayang ma si memo ini. sayang ma data2 dalamnya (emang ada data apaan yah??).intinya masih sayang dan pelit bercampur baur dehhh.
heran aku.capek juga siy.hidup terkadang jadi agak terlalu banyak kejutan karena kelupaan ini.
gimana yah biar ga lupaan?
truss kenapa juga kalo mengenai buku yang pernah kubaca aku tidak pernah lupa???kenapa??meskipun sudah bertahun silammm?kenapa???.
miss umbrella
Kamis, 15 Desember 2011
Kamis, 01 Desember 2011
akibat gretongan
masih ingat tentang posting tentang membuat pilihan2 yang lebih baik?
sekitar 3 hari lalu aku kembali berpikir tentang hal itu. gara-garanya ketika bawa anak dampingan untuk ikut pelatihan di sebuah kampus yang high class (ga boleh nyembuh merek, kasih petunjuk deh-->gedungnya nyatu dengan mall, haha)
ini meurpakan pelatihan for free, karena para fasilitatornya ato dosen2 kampus tersebut memang bukan mengejar duit, melainkan mengejar poin dikti, bahwa ybs sudah melakukan pengembangan masyarakt sekian kali. Konon katanya kalo mau "naik" gelarnya atau karirnya. Okay, ini pelatihan free, tapi kan buat mereka tetap dong...free with a purpose, hehe.
Nahh, ga tau deh, ga pengen berburuk sangka siy, tapi pikiran nakal ini tak berhenti hinggap di kepalaku samapi postingan ini diketik. Apakah karena hanya mengejar "poin" dikti, mereka terkesan asal-asalan memberikan materi pelatihan??toh kan orang diktinya kan ga liat bagaimana proses penghasilan poin itu?tohh kan pembuktian poinnya hanya dari sertifikat dari mitranya-yaitu kantor ku?
Bayangkan ajaaa...udah tau yang jadi peserta pelatihan adalah anak2 SMA kalangan miskin, masa materi pelatihan dalam bahasa inggris?? Masa beri contoh entrepreneurship dengan label Nokia, Blackberry, Ford, utk remaja yang bergaul dengan kekurangan??
Mereka itu dosenn lohh. Mereka harusnya dan aku percaya mereka pasti pintar. Yah iyalah, tohh gelarnya aja banyak banget plus mereka kan berprofesi pendidik. Jadi aku percaya mereka mengerti dengan jaeas bahwa ketika membawakan satu materi harus disesuaikan dnegan pendengarnya.
Halooo!!jadi jangan bilang mereka ga ngerti siapa audiensnya. ga mungkin aja. lah pelatihannya kan tgl 23 dan 30, toh ga ada perbaikan.
maaf kalo akhirnya aku berpikir jelek. mereka memang bukan tidak tahu melainkan tidak mau bersusah-susah membuat materi dan metode yang sesuai dengan audiensnya, dalam hal ini, anak-anak dampingan yang memang bedaaa "kelas" dengan para mahasiswa yang mereka hadapi tiap harinya. Mereka tidak merasa perlu menyesuaikan dengan audiens "istimewa" mereka ini. Jadi menurut gw mereka hanya comot2 aja tuh bahan kuliah yang pernah mereka presentasikan di kelas reguler mereka.
Ngerti siyy mereka tidak dibayar dalam pelatihan ini. Ngerti siy mereka mau kerjasama untuk pelatihan ini hanya utk dapat poin dari dikti...
tapii...kenapa tidak membuat pilihan yang lebih baik siy bapak dan ibu dosen?kenapa tidak memilih untuk menampilkan yang lebih baik ke anak-anak itu daripada sekedar mencomot bahan kuliah yang ada??
Ahh, seandainya bapak ibu dosen tahu, bahwa:
1. kampus itu terlalu mewah buat anak-anak, yang mungkin tanpa momen ini mereka tidak punya kesempatan utk memasuki gedung berAC membekukan itu.
2. Mereka bolos sekolah lohh, karena percaya akan banyak itu mereka dapat dari pelatihan itu.
3. mereka berpakaian sebaik yang mereka bisa tampilkan lohhh.
4. mereka besar kemungkinan tidak akan kuliah lohh, jadi bisa saja dan sangat mungkin mereka tidak pernah berada dalam "kelas" dosen lain. Bisa saja 2 hari itulah pengalaman kampus mereka satu-satunya.
sayang sekali perngorbanan mereka tidak sebanding deh kayaknya dengan apa yang bapak ibu berikan...yah menurut saya karena itu tadi, bapak ibu tidak memilih utk lebih bijak dalam membuat pilihan; bikin bahan baru yang sesuai dengan anak-anak atau comot saja bahan kuliah yang pernah dibawain meski tahu itu tidak sesuai dengan konteks merek ayang mendengar.
sedihnya lagiii...saya hanya bisa curhat disini, karena gratis jadi kita juga ga bisa terlalu banyak intervensi dehh. maaf yah anak2.
*suerrr, lain kali kalo dpt yg gratisan aku akan hati-hati daripada bangga setengah mati*
surabaya.1.12.11
sekitar 3 hari lalu aku kembali berpikir tentang hal itu. gara-garanya ketika bawa anak dampingan untuk ikut pelatihan di sebuah kampus yang high class (
ini meurpakan pelatihan for free, karena para fasilitatornya ato dosen2 kampus tersebut memang bukan mengejar duit, melainkan mengejar poin dikti, bahwa ybs sudah melakukan pengembangan masyarakt sekian kali. Konon katanya kalo mau "naik" gelarnya atau karirnya. Okay, ini pelatihan free, tapi kan buat mereka tetap dong...free with a purpose, hehe.
Nahh, ga tau deh, ga pengen berburuk sangka siy, tapi pikiran nakal ini tak berhenti hinggap di kepalaku samapi postingan ini diketik. Apakah karena hanya mengejar "poin" dikti, mereka terkesan asal-asalan memberikan materi pelatihan??toh kan orang diktinya kan ga liat bagaimana proses penghasilan poin itu?tohh kan pembuktian poinnya hanya dari sertifikat dari mitranya-yaitu kantor ku?
Bayangkan ajaaa...udah tau yang jadi peserta pelatihan adalah anak2 SMA kalangan miskin, masa materi pelatihan dalam bahasa inggris?? Masa beri contoh entrepreneurship dengan label Nokia, Blackberry, Ford, utk remaja yang bergaul dengan kekurangan??
Mereka itu dosenn lohh. Mereka harusnya dan aku percaya mereka pasti pintar. Yah iyalah, tohh gelarnya aja banyak banget plus mereka kan berprofesi pendidik. Jadi aku percaya mereka mengerti dengan jaeas bahwa ketika membawakan satu materi harus disesuaikan dnegan pendengarnya.
Halooo!!jadi jangan bilang mereka ga ngerti siapa audiensnya. ga mungkin aja. lah pelatihannya kan tgl 23 dan 30, toh ga ada perbaikan.
maaf kalo akhirnya aku berpikir jelek. mereka memang bukan tidak tahu melainkan tidak mau bersusah-susah membuat materi dan metode yang sesuai dengan audiensnya, dalam hal ini, anak-anak dampingan yang memang bedaaa "kelas" dengan para mahasiswa yang mereka hadapi tiap harinya. Mereka tidak merasa perlu menyesuaikan dengan audiens "istimewa" mereka ini. Jadi menurut gw mereka hanya comot2 aja tuh bahan kuliah yang pernah mereka presentasikan di kelas reguler mereka.
Ngerti siyy mereka tidak dibayar dalam pelatihan ini. Ngerti siy mereka mau kerjasama untuk pelatihan ini hanya utk dapat poin dari dikti...
tapii...kenapa tidak membuat pilihan yang lebih baik siy bapak dan ibu dosen?kenapa tidak memilih untuk menampilkan yang lebih baik ke anak-anak itu daripada sekedar mencomot bahan kuliah yang ada??
Ahh, seandainya bapak ibu dosen tahu, bahwa:
1. kampus itu terlalu mewah buat anak-anak, yang mungkin tanpa momen ini mereka tidak punya kesempatan utk memasuki gedung berAC membekukan itu.
2. Mereka bolos sekolah lohh, karena percaya akan banyak itu mereka dapat dari pelatihan itu.
3. mereka berpakaian sebaik yang mereka bisa tampilkan lohhh.
4. mereka besar kemungkinan tidak akan kuliah lohh, jadi bisa saja dan sangat mungkin mereka tidak pernah berada dalam "kelas" dosen lain. Bisa saja 2 hari itulah pengalaman kampus mereka satu-satunya.
sayang sekali perngorbanan mereka tidak sebanding deh kayaknya dengan apa yang bapak ibu berikan...yah menurut saya karena itu tadi, bapak ibu tidak memilih utk lebih bijak dalam membuat pilihan; bikin bahan baru yang sesuai dengan anak-anak atau comot saja bahan kuliah yang pernah dibawain meski tahu itu tidak sesuai dengan konteks merek ayang mendengar.
sedihnya lagiii...saya hanya bisa curhat disini, karena gratis jadi kita juga ga bisa terlalu banyak intervensi dehh. maaf yah anak2.
*suerrr, lain kali kalo dpt yg gratisan aku akan hati-hati daripada bangga setengah mati*
surabaya.1.12.11
Sabtu, 26 November 2011
kemanakah cintaku (dahulu) ??
di awal blog ini aku menuliskan mengenai aku yang sedang jatuh cinta.
sampai pertengahan agustus aku memutuskan untuk menghentikan cinta itu. menghentikan semua interaksi itu.menghentikan semua mimpi-mimpi itu. menghentikan semua obsesi 2 tahun( yang sebenarnya sudah terbangun sejak aku masih mahasiswa). Aku memutuskan berhenti mencintainya.
dan aku kembali terluka. Tidak sehebat pas selesai dengan si manis siyy, tapi tetap aja nangis, ga napsu makan, ga bisa tidur, mengasihani diri sendiri selama 2 HARI. eniwei, dulu pas selesai sama si manis, sebulan dong terpuruknya. sekaligus saat itulah bodi teroke kayaknya sekaligus sorot mata tersedihhh (ada kok fotonya, hehe).
sebagaimana saat aku berbunga-bunga dengannya sangat terbatas orang yang mengetahui, saat aku memutuskan untuk selesai pun sangat-sangat terbatas, bahakan rasanya hanya oline yang mengetahui persisnya. aku bahkan tak tega cerita pada keluargaku karena mereka kenal sama si pria ini dan berharap akan terjadi sesuatu "di tahun depan". Aku hanya bisa mengatakan pada mamaku saat itu, "mak, cerita dengan si... sudah selesai."
dan seperti biasa, dengan bijak mamaku berkata, "oww.ya udah banyak laki-laki lain" (mom, you are always be the best)
dan melalui tulisan malam ini aku hanya ingin menceritakan kemanakah cintaku yang di posting terdahulu kuceritakan dengan bertabur bunga...
cinta itu gugur sudah. cinta itu hanya menjadi cerita berujung luka, bukan karena sesuatu yang dia telah lakukan, melainkan semuanya terburai karena dia tidak melakukan yang seharusnya dia lakukan!!dan itu yang melukaiku lebih dalam daripada patah hati kehilangan cinta.
lebih dari kehilangan cinta, aku kehilangan sosok berintegritasnya yang kujadikan panutan sejak aku masih mahasiswi. dan itu yang lebih menyakitkan. karena dia tahu dengan pasti sesuatu itu harus dia lakukan, dan dia memilih tidak melakukannya (apapun alasannya, bukan pembenaran utk melakukannya). lebih dari sekedar kehilangan cinta, aku kehilangan panutanku!!
dan kini...
aku sudah pulih. sudah menikmati hidup sepenuhnya.
namun aku masih bersedihh...karena aku kehilangan panutanku. yahh, anggap aja deh dapat contoh lagsung dari pepatah "no body is perfect".
tapi dari sini aku belajar, kita menyakiti orang lain bukan saja dengan APA YANG KITA LAKUKAN melainkan juga dengan APA YANG TIDAK KITA LAKUKAN.
*ps: beberapa hari lalu dia telpon dan sms, dan aku hanya bereaksi datar saja. Oww, cinta hilang sudah ternyata.
namun meskipun begitu aku masih tetap menyukai puisi "aku ingin mencintaimu dnegan sederhana" sapardi joko. karena memang puisi itu indah adanya, terlepas lagi cinta-cintaan ato tidak.
Nginden-Surabaya, 26.11.11
sampai pertengahan agustus aku memutuskan untuk menghentikan cinta itu. menghentikan semua interaksi itu.menghentikan semua mimpi-mimpi itu. menghentikan semua obsesi 2 tahun( yang sebenarnya sudah terbangun sejak aku masih mahasiswa). Aku memutuskan berhenti mencintainya.
dan aku kembali terluka. Tidak sehebat pas selesai dengan si manis siyy, tapi tetap aja nangis, ga napsu makan, ga bisa tidur, mengasihani diri sendiri selama 2 HARI. eniwei, dulu pas selesai sama si manis, sebulan dong terpuruknya. sekaligus saat itulah bodi teroke kayaknya sekaligus sorot mata tersedihhh (ada kok fotonya, hehe).
sebagaimana saat aku berbunga-bunga dengannya sangat terbatas orang yang mengetahui, saat aku memutuskan untuk selesai pun sangat-sangat terbatas, bahakan rasanya hanya oline yang mengetahui persisnya. aku bahkan tak tega cerita pada keluargaku karena mereka kenal sama si pria ini dan berharap akan terjadi sesuatu "di tahun depan". Aku hanya bisa mengatakan pada mamaku saat itu, "mak, cerita dengan si... sudah selesai."
dan seperti biasa, dengan bijak mamaku berkata, "oww.ya udah banyak laki-laki lain" (mom, you are always be the best)
dan melalui tulisan malam ini aku hanya ingin menceritakan kemanakah cintaku yang di posting terdahulu kuceritakan dengan bertabur bunga...
cinta itu gugur sudah. cinta itu hanya menjadi cerita berujung luka, bukan karena sesuatu yang dia telah lakukan, melainkan semuanya terburai karena dia tidak melakukan yang seharusnya dia lakukan!!dan itu yang melukaiku lebih dalam daripada patah hati kehilangan cinta.
lebih dari kehilangan cinta, aku kehilangan sosok berintegritasnya yang kujadikan panutan sejak aku masih mahasiswi. dan itu yang lebih menyakitkan. karena dia tahu dengan pasti sesuatu itu harus dia lakukan, dan dia memilih tidak melakukannya (apapun alasannya, bukan pembenaran utk melakukannya). lebih dari sekedar kehilangan cinta, aku kehilangan panutanku!!
dan kini...
aku sudah pulih. sudah menikmati hidup sepenuhnya.
namun aku masih bersedihh...karena aku kehilangan panutanku. yahh, anggap aja deh dapat contoh lagsung dari pepatah "no body is perfect".
tapi dari sini aku belajar, kita menyakiti orang lain bukan saja dengan APA YANG KITA LAKUKAN melainkan juga dengan APA YANG TIDAK KITA LAKUKAN.
*ps: beberapa hari lalu dia telpon dan sms, dan aku hanya bereaksi datar saja. Oww, cinta hilang sudah ternyata.
namun meskipun begitu aku masih tetap menyukai puisi "aku ingin mencintaimu dnegan sederhana" sapardi joko. karena memang puisi itu indah adanya, terlepas lagi cinta-cintaan ato tidak.
Nginden-Surabaya, 26.11.11
Selasa, 22 November 2011
Will today will be the day? (1)
kemaren malam aku ke jakarta. malam ini aku kembali ke surabaya. catatan ini adalah catatan bandara.
singkat siy perjalanan ini. tapi dengan tekad berusaha menikmati dan mengapresiasi setiap hari, setiap momen, dan setiap pertemuan...jadi aku catat dehhh perjalanan singkat ini.
secara khusus dalam pertandangan (kerja siy, hihi) yang singkat ini aku berdoa akan pertemuan yang mungkin terjadi dengan 2 orang (yang dengan bahasaku sendiri, ibarat buku, diberi stabilo, artinya ditandai dengan sesuatu yag mananya belum jelas, hihihi). yah terkadang karena status yang masih singel, butuh secara pribadi atau tuntutan sosial, ketika melalukan sesuatu yang tidak rutin atau baru, aku pun mulai bertanya, "will today will be the day?the day I meet you?".
dan, aku pun mengulang pertanyaan itu dalam perjalanan singkat ini.
"will today will be the day?the day I meet you?"
Di perjalanan ini kuprediksi akan beremu dengan 2 orang
Pertemuan dengan seseorang (kita beri julukan "I am his mood stabilizer") tidak terjadi. meski dia tau aku ke jakarta.
Pertemuan lainnya dengan (kita beri julukan "mr.nice guy") terjadi. singkattt banget bo.hanya sesapa, dua sapa, tiga sapa.yahh, senang siy, makin keren dia deh kayaknya. tapiiii...udah begitu tok. ga tau apakah "ada apa2" dengan pertemuan tadi atau tidak.
jadi, setelah perjalanan ini, rasanya masih akan terus bertanya, ""will today will be the day?the day I meet you?".
ps:utk seseorang yang akan bersamaku di masa depan, kita pasti seseorang yang sangat istimewa bagi satu sama lain, karena kita susahhhhh sekali bertemu. Wahai Tuhan, percepatlah. I need to know him soon. I need to talk to him soon. I need to love him soon.
one thing, I am not in love, just ready to make any chance with any good guy.
singkat siy perjalanan ini. tapi dengan tekad berusaha menikmati dan mengapresiasi setiap hari, setiap momen, dan setiap pertemuan...jadi aku catat dehhh perjalanan singkat ini.
secara khusus dalam pertandangan (kerja siy, hihi) yang singkat ini aku berdoa akan pertemuan yang mungkin terjadi dengan 2 orang (yang dengan bahasaku sendiri, ibarat buku, diberi stabilo, artinya ditandai dengan sesuatu yag mananya belum jelas, hihihi). yah terkadang karena status yang masih singel, butuh secara pribadi atau tuntutan sosial, ketika melalukan sesuatu yang tidak rutin atau baru, aku pun mulai bertanya, "will today will be the day?the day I meet you?".
dan, aku pun mengulang pertanyaan itu dalam perjalanan singkat ini.
"will today will be the day?the day I meet you?"
Di perjalanan ini kuprediksi akan beremu dengan 2 orang
Pertemuan dengan seseorang (kita beri julukan "I am his mood stabilizer") tidak terjadi. meski dia tau aku ke jakarta.
Pertemuan lainnya dengan (kita beri julukan "mr.nice guy") terjadi. singkattt banget bo.hanya sesapa, dua sapa, tiga sapa.yahh, senang siy, makin keren dia deh kayaknya. tapiiii...udah begitu tok. ga tau apakah "ada apa2" dengan pertemuan tadi atau tidak.
jadi, setelah perjalanan ini, rasanya masih akan terus bertanya, ""will today will be the day?the day I meet you?".
ps:utk seseorang yang akan bersamaku di masa depan, kita pasti seseorang yang sangat istimewa bagi satu sama lain, karena kita susahhhhh sekali bertemu. Wahai Tuhan, percepatlah. I need to know him soon. I need to talk to him soon. I need to love him soon.
one thing, I am not in love, just ready to make any chance with any good guy.
Jumat, 11 November 2011
I am going to Osaka
ahay, beli promo air asia. total 2.7 juta tiket pp include tax.
hahay, gentarrrr!!sendiri bo.bakal 10 hari di negeri yg mahal amit-amit. dan perlu tunjukkin 50 juta utk visa. dokumen yang tak genah; ktp sumut, npwp hilang, passport kalbar, hayahhhh!!
such a long way to go!!
label ini akan merekam perjuangan "I am going to Osaka"
hahay, gentarrrr!!sendiri bo.bakal 10 hari di negeri yg mahal amit-amit. dan perlu tunjukkin 50 juta utk visa. dokumen yang tak genah; ktp sumut, npwp hilang, passport kalbar, hayahhhh!!
such a long way to go!!
label ini akan merekam perjuangan "I am going to Osaka"
membuat pilihan yang lebih baik
maaf, i broke my commitment utk posting lebih sering!!hadohh!!
tadi malam sehabis jenguk teman kerja (mas daniel) yang terkena gangguan jantung, kami (aku, diyan, ce lisa, mba mirna ditraktir pak rudy makan malam). Btw, traktir dengan ucapan "seratus ribu cukup makan dimana yah?" <-- ada2 aja niy pak rudy.
fetuccini-nya enak loh (di restoran keluarga lasso), meskipun posting ini bukan membahas makanan yummy ini.
setelah makan terjadilah obrolan, bla-bla-bla.
diujung obrolan (mengenai rekan kerja yg sudah pensiun), hatiku tertegun, mengapa di saat dulu, di masa lalu, aku tidak mencoba memilih melakukan yang lebih baik yahh?mengapa aku tidak bisa lebih berempati sehingga tidak membiarkan egoku terluka dan menampilkan sisi keras kepala dan kekanak-kanakanku??adohhhh!! katakan saja, aku memang di pihak benar, tapi aku toh tak mencoba pilihannn yang lebih baik kann
.
atas dasar kesadaran ingin membuat pilihan yang lebih baik, dengan mengalahkan ego, malas, dan luka akan ucapan seseorang di masa lalu, aku putuskan berangkat ke pemalang!!!ayolah, utk sesuatu yg lebih baik harus ada yang memulai kan.
lagian, sekalian jalan2 kan. kapan lagi merambah semarang dan pemalang.
mumpung weekend. selain memilih tindakan yg lebih baik, semoga perjalanan kali ini tidak mengecewakan.semoga bisa mencicip sedikit alam yg indah dan budaya!!
sepertinya aku harus baca buku "the best life" deh (rekomendasi Oprah dan minggu lalu diyan), jadi biar lebih bijak gitu dalam membuat pilihan meski dalam hitungan menit.cari ahhh!!happy weekend!!have the blessed one!!
tadi malam sehabis jenguk teman kerja (mas daniel) yang terkena gangguan jantung, kami (aku, diyan, ce lisa, mba mirna ditraktir pak rudy makan malam). Btw, traktir dengan ucapan "seratus ribu cukup makan dimana yah?" <-- ada2 aja niy pak rudy.
fetuccini-nya enak loh (di restoran keluarga lasso), meskipun posting ini bukan membahas makanan yummy ini.
setelah makan terjadilah obrolan, bla-bla-bla.
diujung obrolan (mengenai rekan kerja yg sudah pensiun), hatiku tertegun, mengapa di saat dulu, di masa lalu, aku tidak mencoba memilih melakukan yang lebih baik yahh?mengapa aku tidak bisa lebih berempati sehingga tidak membiarkan egoku terluka dan menampilkan sisi keras kepala dan kekanak-kanakanku??adohhhh!! katakan saja, aku memang di pihak benar, tapi aku toh tak mencoba pilihannn yang lebih baik kann
.
atas dasar kesadaran ingin membuat pilihan yang lebih baik, dengan mengalahkan ego, malas, dan luka akan ucapan seseorang di masa lalu, aku putuskan berangkat ke pemalang!!!ayolah, utk sesuatu yg lebih baik harus ada yang memulai kan.
lagian, sekalian jalan2 kan. kapan lagi merambah semarang dan pemalang.
mumpung weekend. selain memilih tindakan yg lebih baik, semoga perjalanan kali ini tidak mengecewakan.semoga bisa mencicip sedikit alam yg indah dan budaya!!
sepertinya aku harus baca buku "the best life" deh (rekomendasi Oprah dan minggu lalu diyan), jadi biar lebih bijak gitu dalam membuat pilihan meski dalam hitungan menit.cari ahhh!!happy weekend!!have the blessed one!!
Label:
It is me
Sabtu, 17 September 2011
i love happy ending drama (but i need the logic one)
hari ini barnyard selesai nonton dvd drama korea "the greatest love". And just like the title, it is one of the gratest drama I saw.kerennnnn.tapi sempat kepikiran, benar-benar tidak baik (aku) terlalu sering menonton drama korea.kisah cintanya itu lohhh...terlalu indah, membuat melayang-layang.terlalu "anything i do for love".
tapi sayangnya, realita tak selalu seindah drama korea. terkadang cinta tak selalu menang, kadang kala perasaan bukan yang utama. karena (sudah pernah kukatakan) perasaan tanpa komitmen hanya berujung luka.
tapi sayangnya, realita tak selalu seindah drama korea. terkadang cinta tak selalu menang, kadang kala perasaan bukan yang utama. karena (sudah pernah kukatakan) perasaan tanpa komitmen hanya berujung luka.
Langgan:
Entri (Atom)